Keterampilan teknis Anda dalam bidang tertentu bisa menjadi penentu dalam pengembangan karier Anda. Namun, keterampilan itu saja tidak cukup jika tidak didukung dengan kemampuan berbicara dan presentasi di depan umum.

Kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) merupakan salah satu penunjang bagi keberhasilan Anda, terutama jika Anda menggeluti pekerjaan yang selalu berhadapan dengan orang lain. Sebab, sebagai makhluk hidup, manusia harus melakukan komunikasi dengan cara menyatakan ekspresi lewat kemampuan presentasi dan berbicara.

Bagi sebagian orang, aktivitas berbicara di depan umum adalah hal yang mudah, karena di dalam diri orang tersebut memang ada sifat percaya diri yang tinggi dan memang sudah memiliki bakat atas kemampuan tersebut. Tapi, sebagian yang lain menganggap hal itu sebagai momok yang menakutkan karena memang kurang percaya diri dan merasa tidak memiliki kemampuan.

Eitttsssss. Don’t worry be happy. Anda tidak perlu takut karena semua bisa dilatih dan Anda masih punya waktu untuk menerapkan 9 karakteristik menjadi pembicara publik yang efektif di bawah ini. Simak dan terapkan dengan hati, jiwa, raga, serta lakukan berulang kali sebelum waktunya tiba bagi Anda untuk berbicara di depan umum.

  1. Meningkatkan Kepercayaan Diri
    Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh University of Wolverhampton “Seorang pembicara yang sangat percaya diri dipandang lebih akurat, kompeten, kredibel, cerdas, berpengetahuan luas, disukai, dan dapat dipercaya daripada pembicara yang kurang percaya diri.”
    Ketika berbicara di depan umum, kepercayaan diri adalah kunci. Salah satu karakteristik pembicara publik wajib memiliki kepercayaan diri, maka jadilah diri sendiri saat berada di depan banyak orang.
  1. Meningkatkan Hasrat Dalam Diri
    Tanpa hasrat, ucapan Anda tidak ada artinya. Anda perlu memancarkan tingkat ketulusan dalam emosi ketika berkomunikasi dengan audiens jika ingin mempengaruhi mereka melalui presentasi. Untuk meningkatkan hasrat terkait dengan presentasi yang ingin Anda sampaikan, maka Anda perlu menggali lebih dalam tentang topik tersebut dan menemukan hal-hal yang menarik minat Anda.
  1. Menjadi Diri Sendiri
    Anda tidak harus menjadi orang lain pada saat melakukan presentasi. Yang harus Anda lakukan hanyalah menjadi diri sendiri. Berlatihlah menjadi diri sendiri pada saat menyampaikan presentasi Anda. Hindari menghafal teks presentasi atau segala kalimat yang akan Anda sampaikan pada saat presentasi. Lakukan improvisasi pada saat presentasi agar tidak terkesan kaku dan jadilah diri Anda sendiri pada saat menyampaikannya.
  1. Memperhatikan Intonasi Suara
    Jika Anda ingin menjadi lebih menarik sebagai pembicara, maka hindari berbicara dengan nada yang tampaknya terlalu terlatih atau nada suara yang monoton. Lakukan naik turun suara dan lakukan penekanan pada kata-kata tertentu agar audiens lebih memahami sesuatu yang penting untuk diingat.
    Untuk berlatih irama dan intonasi yang tepat, rekam diri Anda saat latihan presentasi dan dengerkan kembali hasil rekaman suara Anda tadi. Dengan begitu, Anda akan dapat mengetahui dengan tepat kapan dan di mana Anda mulai terdengar tidak autentik dan bagian mana yang harus diberikan penekanan.

  1. Menggunakan Waktu Presentasi Secukupnya
    Jika Anda hanya diberi waktu 30 menit untuk berbicara di depan publik, jangan memaksakan diri untuk mengisi seluruh waktu yang diberikan. Katakan apa yang perlu Anda katakan dan gunakan waktu yang tersisa untuk pertanyaan atau biarkan audiens keluar sedikit lebih awal.
    Jika Anda dapat menyelesaikan presentasi dalam waktu 15 menit maka lakukanlah, dan biarkan sisa waktu terbuka untuk pertanyaan dan komentar.
    Penelitian yang dilakukan oleh Dianne Dukette dan David Cornish (2009) menunjukkan bahwa, rata-rata, orang dewasa hanya dapat mempertahankan perhatian selama sekitar 20 menit dan bahwa respons jangka pendek mereka terhadap stimulus yang menarik perhatian hanya beberapa detik. Ini berarti bahwa ketika Anda berbicara di depan umum, Anda hanya memiliki waktu delapan detik untuk menarik perhatian audiens. Selain itu, jika presentasi Anda membutuhkan waktu lebih dari 20 menit, maka Anda perlu memecahnya menjadi potongan-potongan kecil dengan maksimum 20 menit per informasi.
  1. Berkomunikasi dengan Audiens
    Presentasi sama seperti percakapan, yang berarti Anda perlu menyampaikan pesan kepada orang lain. Dalam hal ini, tidak ada perbedaan antara berbicara dengan satu orang atau dengan seribu orang. Maka lakukanlah komunikasi efektif yaitu komunikasi yang dilakukan secara dua arah dengan cara mengajak audiens Anda berdiskusi.
  1. Menjadi Pendongeng
    Salah satu cara terbaik untuk benar-benar melibatkan audiens Anda adalah dengan menjadi pendongeng yang baik. Mendongeng adalah alat yang ampuh yang digunakan oleh pembicara terbaik. Dengan mendongeng, Anda akan menciptakan suasana yang mudah didengar di mana Anda tidak sekadar memberikan informasi kepada mereka dengan harapan mereka akan menyimpan informasi itu.
    Anda dapat memasukkan cerita tentang pengalaman Anda sendiri, atau menggunakan cerita klasik untuk membawa konteks pada presentasi Anda. Martin Luther King adalah ahli dalam membangun konteks historis dalam presentasinya. Lihatlah beberapa TED Talks yang paling inspirasional. TED Talks, secara umum, sangat didorong oleh cerita, dan itulah salah satu alasan mengapa mereka begitu populer.
  1. Melakukan Pengulangan
    Pengulangan dapat membantu memastikan audiens Anda mengambil poin utama dari presentasi Anda. Ini mempromosikan kejelasan dan membantu mendorong penerimaan ide. Untuk menggunakan pengulangan dalam presentasi Anda, tentukan apa yang ingin audiens Anda ambil dari presentasi Anda. Katakan. Katakan lagi. Dan katakan lagi untuk ketiga kalinya kalau-kalau ada yang melewatkannya beberapa kali.
  1. Terus Berlatih
    Perlu diketahui bahwa semakin banyak Anda berlatih presentasi, maka akan semakin spontan itu akan terdengar! Dan tentu saja, Anda harus berlatih dengan cara yang benar.
    Berlatih akan membantu membuat Anda merasa lebih percaya diri, dan tampil lebih otentik, sehingga menciptakan peluang yang lebih baik untuk terhubung dengan audiens Anda. Yang, pada akhirnya, adalah tujuan akhir dari berbicara di depan umum.

Singkatnya, cara terbaik untuk memberikan presentasi yang efektif adalah dengan memiliki pesan yang Anda yakini bahwa audiens dapat terhubung. Hubungan antara Anda dan audiens adalah apa yang memungkinkan mereka untuk benar-benar mendengarkan pesan Anda dan terinspirasi.

Baca juga : Bagaimana Memahami Komunikasi Nonverbal Rekan Kerja Anda

Baca juga : 14 Cara Sukses Untuk Meningkatkan Komunikasi Skill

Dibutuhkan banyak latihan dan pengalaman untuk menjadi pembicara publik yang kuat, dan dengan meniru karakteristik pembicara publik (public speaking yang efektif Anda dapat menjadi lebih inspiratif dan lebih berpengaruh.

 

Sumber :magneticspeaking.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu