Analisis Beban Kerja dapat dilakukan untuk mengetahui berapa Sumber Daya Manusia yang optimal yang diperlukan pada suatu jabatan atau unit kerja di Perusahaan atau Organisasi. Dengan mengetahui jumlah optimal yang diperlukan, tentunya akan dapat memberikan kemudahan bagi tim rekrutmen di Perusahaan dalam melakukan proses analisis berikutnya, yaitu kebutuhan Sumber Daya Manusia yang diperlukan bisa disusun berdasarkan tingkat keahlian, level jabatan, dan waktu pemenuhannya. Manfaat lain dari program ini adalah dapat memperkaya fungsi atau peran, baik pada Struktur Organisasi maupun Proses Bisnis Perusahaan yang ada saat ini.

Perencanaan Tenaga Kerja ini diperlukan sebagai salah satu upaya untuk mendukung Perusahaan mencapai tujuan bisnis strategis di masa kini dan mendatang. Dengan adanya Perencanaan Tenaga Kerja ini, Sumber Daya Manusia yang sesuai dengan fungsi atau perannya di Perusahaan, ditambah dengan pemenuhan kebutuhan yang tepat pada waktunya, diharapkan target Perusahaan yang telah ditentukan dapat tercapai.

Analisis Beban Kerja dan Perencanaan Tenaga Kerja adalah satu kesatuan dari penerjemahan strategi bisnis. Analisis Strategi Bisnis akan dijadikan sebagai arahan dalam menentukan tujuan program yang disusun untuk mencapai target bisnis Perusahaan. Kemudian digunakan untuk memetakan Sumber Daya Manusia yang ada saat ini dengan kebutuhan Sumber Daya Manusia di masa yang akan datang.

Hal ini dilakukan dengan cara mengalokasikan Sumber Daya Manusia yang ada pada fungsi/peran yang diperlukan, lalu membuat demand forecast (perkiraan permintaan) untuk fungsi/peran yang masih kosong (vacant) dan fungsi/peran yang baru, yang belum dapat dipenuhi oleh Sumber Daya Manusia yang sekarang ada. Langkah mengetahui objektif bisnis jangka panjang ini penting, karena proses rekrutmen dengan analisis beban kerja dan perencanaan yang baik akan dapat membantu pemenuhan kebutuhan Sumber Daya Manusia untuk mendukung pencapaian target Perusahaan.

Penggunaan Analisis Beban Kerja ini dapat memberikan solusi terkait masalah Sumber Daya Manusia, dalam hal ini jumlah kebutuhan tenaga kerja yang optimal di Perusahaan. Pengerjaan Analisis Beban Kerja ini tidak hanya menjadi tugas Divisi HR. Divisi lain dapat melakukannya juga. Tentunya Divisi HR harus memberikan pelatihan terlebih dahulu agar terbentuk pemahaman yang sama.

Bekerja sama dengan Tenaga Ahli dapat membantu dalam memberikan pelatihan maupun konsultasi Analisis Beban Kerja yang objektif, juga sebagai sarana studi banding dengan industri sejenis. Di era yang mengalami transformasi signifikan oleh teknologi, sangat penting bagi HR untuk dapat memahami fungsi atau peran pada kegiatan operasional perusahaan agar kinerja karyawan dapat terus terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

Menu
Open chat