TPP PNS di Jakarta Naik, Kok Bisa?

5 Menit Membaca
Gaji PNS Naik

Bekerja sebagai PNS di DKI Jakarta menjadi pembicaraan hangat di sosial media beberapa waktu lalu. Hal ini berawal dari ajakan Gubernur DKI yaitu Anies Baswedan kepada generasi milenial untuk melamar sebagai PNS di pemerintahan provinsi DKI.

Yang menarik, saat itu Anies Baswedan menyampaikan bahwa gaji PNS untuk fresh graduate S1 bisa mencapai Rp 12 juta sampai Rp 18 juta perbulan.  Jumlah itu terdiri dari gaji pokok dan tunjungan atau tambahan penghasilan pegawai (TPP), sehingga total gaji yang diterima PNS Pemprov DKI terbilang tinggi.

Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI untuk menaikkan TPP itu sudah berlaku sejak tahun 2020 lalu, melalui Peraturan Gubernur Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 19 Tahun 2020 tentang TPP. 

Berapa Total Gaji PNS DKI?

Secara umum, besaran gaji pokok PNS di DKI Jakarta tetap merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil yang diatur berdasarkan golongan dan masa kerja golongan (MKG). Gaji untuk golongan terendah PNS Rp 1.560.800. Sedangkan gaji PNS golongan tertinggi mencapai Rp 5.901.200. 

Selain gaji pokok, PNS di lingkup Pemprov DKI akan mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP). DKI Jakarta termasuk salah satu daerah dengan jumlah TPP yang cukup tinggi di Indonesia yang membuat total gaji yang diterima PNS DKI tinggi. Berikut rinciannya:

TPP PNS DKI Jakarta berdasarkan jabatan pelaksana dan calon PNS: 

  • TPP PNS Administrasi Ahli: Rp 15.300.000
  • TPP PNS Administrasi Terampil: Rp 13.500.000
  • TPP PNS Pelayanan Ahli: Rp 8.010.000
  • TPP PNS Pelayanan Terampil: Rp 7.470.000 
  • TPP PNS Operasional Ahli: Rp 11.610.000 
  • TPP PNS Operasional Terampil: Rp 9.810.000
  • TPP PNS Teknis Ahli: Rp 19.710.000
  • TPP PNS Teknis Terampil: Rp 17.370.000
  • TPP Calon PNS DKI Jakarta: Rp 4.860.000 

Konsultan HR dari Proxsis HR

TPP PNS DKI Jakarta fungsional auditor, perencana, dan dokter: 

  • TPP PNS Keahlian Utama: Rp 33.030.000
  • TPP PNS Keahlian Madya: Rp 28.710.000
  • TPP PNS Keahlian Muda: Rp 23.850.000
  • TPP PNS Keahlian Pertama: Rp 19.620.000

TPP PNS jabatan fungsional selain auditor, perencana, dan dokter: 

  • TPP PNS Keahlian Utama: Rp 31.770.000 
  • TPP PNS Keahlian Madya: Rp 26.550.000
  • TPP PNS Keahlian Muda: Rp 23.580.000 
  • TPP PNS Keahlian Pertama: Rp 18.720.000
  • TPP PNS Keterampilan Penyelia: Rp 18.720.000
  • TPP PNS Keterampilan Mahir: Rp 17.190.000
  • TPP PNS Keterampilan Terampil: Rp 16.560.000
  • TPP PNS Keterampilan Pemula: Rp 12.960.000

Kualitas SDM

Tingginya TPP yang akan diterima oleh PNS Pemprov DKI tersebut tidak lepas dari tujuan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.

Dalam Peraturan Gubernur Nomor 64 Tahun 2020 dicantumkan lima tujuan dari pemberian TPP itu:

  1. Meningkatkan kesejahteraan PNS dan Calon PNS
  2. Meningkatkan kinerja PNS dan Calon PNS
  3. Meningkatkan disiplin PNS dan Calon PNS
  4. Meningkatkan integritas PNS dan Calon PNS
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Berapa Kisaran Gaji HRD Sekarang?

Gubernur DKI, Anies Baswedan menilai, dengan gaji yang cukup tinggi tersebut, pemerintah provinsi membutuhkan anak-anak muda yang inovatif, kreatif dan leaner yang akan membuat berbagai terobosan dalam membuat kebijakan publik.

Dari penjelasan di atas, terlihat bagaimana Pemprov DKI sebagai kota maju memperhatikan gaji PNS sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Setiap jabatan dan golongan PNS di Pemprov DKI akan mendapatkan gaji atau TPP berdasarkan tanggung jawabnya.

Kualitas dan kesejahteraan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci bagi lembaga pemerintahan atau pun perusahaan dalam meningkatkan performa untuk terus memberikan hal yang terbaik kepada masyarakat maupun konsumen.

Lembaga pemerintahan tentu tidak terlalu dipusingkan dengan pengelolaan gaji PNS yang bersumber dari pendapatan daerah. Sementara perusahaan harus mampu mengatur remunerasi sebagai efektif dan efisien.

Lalu bagaimana remunerasi perusahaan saat ini? Apakah upaya perencanaan remunerasi dalam bisnis Anda sudah maksimal dan terjalankan dengan efektif?

Rencanakan remunerasi bisnis Anda semaksimal mungkin bersama Proxsis HR. Para expert Proxsis HR siap membantu Anda dalam menyusun perencanaan remunerasi secara komprehensif dengan bantuan teknologi terkini untuk mendorong kemajuan bisnis Anda. Mulai dari Kajian Analisis Remunerasi, Struktur Skala Upah hingga Compensation & Benefit

Tunggu apa lagi, hubungi expert kami sekarang di Proxsis HR untuk konsultasikan kebutuhan Anda melalui link berikut.

Menu