Handling people dalam sebuah perusahaan atau instansi di era persaingan global saat ini bukan hanya menjadi tugas HR, tetapi tugas pimpinan atau manager.  Dengan begitu, semua manajer diharapkan dapat mengelola staf mereka secara efektif. Meskipun setiap perusahaan memiliki departemen Human Resource, tapi manajer selayaknya dapat mengatasi masalah antar pribadi yang terjadi pada bawahan dan mengelola kinerja staff. Hal tersebut bukan hanya menjadi fungsi dari departemen Human Resource saja, seperti “rekrutmen,” yang biasa dilakukan oleh department HR, namun manajer juga diharapkan mampu mengelola hubungannya dengan para staf dan mitra eksternal.

Jika anda adalah seorang manajer, maka Anda perlu keterampilan untuk mengembangkan staf anda dan mengelola hubungan interpersonal dengan kompeten; Anda tentunya juga membutuhkan keterampilan Human Recsource.

Secara spesifik, melihat manajer mengerjakan tugas penting sehari-hari, mengharuskan memilih seorang manajer dengan latar belakang teknik untuk merekrut pegawai di site, misalnya. Mereka perlu mengetahui ruang lingkup persyaratan pekerjaan, waktu yang diperlukan untuk mendapatkan kandidat yang tepat, berapa banyak yang diperlukan, keterampilan apa yang akan mereka butuhkan, untuk jangka waktu berapa lama, dan pertimbangan WH & S.

Namun, secara umum, persyaratan human resource dari manajer harus jauh lebih luas dari pada sekedar rekrutmen. Tiga bidang yang perlu dipertimbangkan adalah:

  1. Communication skills
  2. Legal, safety and compliance
  3. Policies, procedures and culture

Communication skills (Keterampilan Komunikasi)

Dengan mengelola pegawai tetap ataupun kontrak, manajer akan diminta untuk memiliki keterampilan komunikasi yang sangat baik, terutama dalam memberikan feedback. Ini adalah bagian penting dalam mengelola kinerja, yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan pengembangan karyawan, kerja tim dan kelangsungan hidup organisasi. Fungsi HR juga mendukung pendekatan terpadu untuk berhubungan dengan departemen lain, klien, dan pemangku kepentingan.

Legal, safety, compliance (Hukum, keamanan, kepatuhan)

Seorang manajer yang dapat menyelesaikan masalah seperti keluhan, pelanggaran, kinerja yang buruk, ataupun pemberian reward bagi siapapun yang dapat menciptakan kondisi kerja yang aman dan fair, juga meningkatkan  semangat kepada para staff.

Policies, procedures and culture (Kebijakan, prosedur, dan budaya)

Cara kerja adalah cerminan dari budaya organisasi. Adanya kebijakan dan prosedur mendukung budaya organisasi untuk memastikan bahwa sistem dan proses dijalankan untuk membuat lingkungan kerja lebih “workable”. Fungsi HR mendukung dan meningkatkan budaya organisasi dan manajer harus fasih dengan kepatuhan, keamanan, praktik kerja yang adil dan kerangka hukum yang mengatur lingkungan kerja. Manajer yang efektif juga mencegah adanya “drama” ataupun politik kantor, sehingga dapat mengatasi konflik, dan menjadi penengah dari konflik yang terjadi.

Dalam gambaran besar, HR memberikan dukungan strategis untuk visi dan masa depan organisasi. Sedangkam manajer perlu memiliki pandangan jangka panjang untuk meramalkan kebutuhan masa depan di berbagai bidang seperti retensi staf, membangun kapasitas keterampilan melalui pelatihan, dan meningkatkan kinerja para staf. Semua ini akan berada dalam lingkup:

  • Pasar global, dengan perampingan, restrukturisasi dan pengurangan biaya dalam jangka waktu yang lama
  • Mengubah demografi dan keragaman, termasuk mengelola beberapa generasi, tenaga kerja yang menuju usia lanjut yang akan berdampak pada hubungan kerja, keseimbangan kerja/ kehidupan dan struktur organisasi
  • Kemajuan teknologi yang mengembangkan “virtual workplaces”

Keterampilan HR, sebagai fungsi dari non-HR manager, sudah menjadi persyaratan dalam pekerjaan. Mampu mengelola staf secara efektif, sama pentingnya dengan fungsi spesialis yang dilakukan oleh seorang manajer.

Apa gunanya akuntan yang brilian, manajer proyek atau insinyur, jika mereka tidak dapat membangun hubungan yang efektif dan produktif dengan bawahan mereka dalam organisasi?

Dengan mencakup fungsi HR, maka akan membantu manajer menjadi lebih efektif serta merasa lebih percaya diri dalam mengelola kompleksitas di lingkungan kerja.

“An engaging manager is at the heart of success in engaging workforce”

Sumber:
//www.nhaustralia.com.au

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu