Berbicara tentang pemimpin tentu sangat luas pembahasannya. Seorang pemimpin sejatinya adalah seseorang yang membawa sekelompok orang lain menuju suatu tujuan tertentu. Pemimpin tidak dilihat dari seberapa banyak pengikutnya atau lamanya memegang kekuasaan. Tetapi, bagaimana mereka melakukan pekerjaan dengan baik. Misalnya, pemimpin mampu mengayomi bawahan, menerapkan pola hidup benar, mengambil keputusan tepat, dan mampu untuk menyelesaikan masalah.

 

Masalah adalah hal yang tidak dapat kita hindari, dikarenakan masalah hadir untuk diselesaikan. Maka munculah istilah yang dinamakan pemecahan masalah atau problem solving. Sebagai seorang pemimpin, entah supervisor, manajer atau CEO, Anda diharapkan dapat memecahkan permasalahan yang ditawarkan oleh bawahan Anda. Untuk itu, peran pemimpin sangat dibutuhkan untuk mencegah masalah, mengurangi kemungkinan terjadinya masalah sebelum berubah menjadi lebih besar dan menyelesaikan masalahnya.  Adapun langkahnya sebagai berikut:

  1. Mendefinisikan Masalah
    Anda perlu fokus pada apa yang menjadi masalah inti dan mencari tahu segalanya secara rinci. Seringkali hanya menganalisa permasalahan sekejap saja, sehingga tidak bisa mengetahui penyebab suatu permasalahan dengan benar. Untuk mendefinisikan permasalahan secara tepat, Anda perlu membedakan antara fakta dan pendapat. Logikanya, Anda tidak akan mendapatkan penyebab permasalahan yang valid jika tidak bisa membedakan keduanya.Dalam hal ini, juga perlu menyatakan atau mengungkapkan permasalahan yang terjadi secara spesifik. Coba identifikasi standar, norma-norma atau nilai-nilai apa saja yang telah dilanggar dari permasalahan ini. Anda juga perlu menentukan dimana titik permasalahan yang ada dan mulai merancang proses pemecahan masalah. Pastikan untuk tidak menyelesaikan sebuah permasalahan tanpa data-data yang valid.
  2. Mengembangkan Alternatif Solusi
    Curhat pendapat (brainstorming) merupakan cara yang paling populer untuk memunculkan beragam gagasan. Semakin banyak kemungkinan dapat Anda munculkan, semakin baik peluang Anda untuk mendapatkan solusi yang bagus.  Pastikan untuk tidak terburu-buru dalam menentukan solusi alternatif. Dalam hal ini sangat penting untuk megajak semua individu yang terlibat dalam menentukan solusi alternatif yang terbaik. Tentu saja, solusi alternatif yang sejalan dengan tujuan organisasi atau perusahaan serta untuk jangka pendek dan jangka panjang. Setelah itu, barulah dapat memilih solusi alternatif yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah.
  1. Evaluasi dan Pilih Solusi Alternatif yang Ada
    Dalam mengevaluasi pilihan solusi alternatif, Anda juga perlu melakukannya secara hati-hati. Maksudnya, jangan sampai Anda mempertimbangkannya secara bias, sehingga solusi alternatif yang dihasilkan bisa saja sebenarnya tidak cocok dengan permasalahan yang ada. Untuk itu Anda bisa mengevaluasi solusi alternatif yang relatif terhadap standar target yang ada. Selanjutnya, perlu mengevaluasi solusi alternatif yang mungkin terbukti berhasil.
  1. Pengambilan Keputusan Melalui Konsensus
    Pengambilan keputusan secara konsensus bukan berarti setiap orang harus senang dengan keputusan yang diambil. Bukan berarti bahwa setiap orang juga harus dapat menerimanya. Tapi, ini masih lebih baik daripada mayoritas yang membuat keputusan. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana sikap kelompok. Mungkin ada satu atau dua pilihan solusi terbaik sehingga dapat mempercepat pengambilan keputusan atau mungkin juga ada satu pilihan yang tidak disukai semua orang.
  1. Melakukan Tindakan
    Kini saatnya Anda menerapkan solusi yang sudah terpilih untuk memecahkan permasalahan yang ada. Akan tetapi, bukan berarti menerapkan solusi telah menandakan bahwa permasalahan dapat selesai begitu saja. Perlu adanya tindak lanjut yang dilakukan oleh orang-orang yang terlibat agar mereka bisa meninjau bersama, apakah permasalahan yang ada sudah benar-benar terselesaikan atau belum.Anda perlu merencanakan dan mengimplementasikan solusi alternatif yang telah dipilih dan diuji coba. Selain itu juga perlu mengumpulkan segala umpan balik dari semua pihak yang mungkin akan terkena dampak dari solusi alternatif tersebut. Jangan lupa, untuk mencari persetujuan atau konsensus dari semua pihak yang terkena dampaknya. Terakhir, Anda perlu terus mengevaluasi hasil jangka panjang berdasarkan solusi akhir yang telah dipilih secara bersama-sama.

Di atas adalah 5 cara pemimpin dalam menyelesaikan masalah. Jadi, apakah Anda sebagai pemimpin sudah siap untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada? Untuk itu Anda perlu mengasah keahlian kepemimpinan, salah satunya bisa dengan mengikuti kelas pelatihan kepemimpinan di Proxsis HR. Yuk, jangan tunggu nanti. Mari, berkolaborasi.

Sumber:
studilmu.com
intipesan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

Menu
Open chat