Cara Mengukur Keberhasilan Program Onboarding: Kunci untuk Kesuksesan Karyawan Baru
5 menit membaca
Mengukur keberhasilan program onboarding sangat penting untuk berbagai alasan. Onboarding yang efektif adalah fondasi kesuksesan jangka panjang bagi karyawan baru. Proses ini tidak hanya membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan kerja, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kepuasan, produktivitas, dan retensi karyawan. Di dunia yang semakin kompetitif, penting bagi perusahaan untuk memiliki program onboarding yang terstruktur dan terukur.
Artikel ini akan membahas cara-cara untuk mengukur keberhasilan program onboarding dan indikator-indikator utama yang perlu Anda perhatikan.
Mengapa Mengukur Keberhasilan Program Onboarding Itu Penting?
Pertama, onboarding yang baik mempercepat waktu yang dibutuhkan karyawan baru untuk menjadi produktif. Karyawan yang merasa diterima dan didukung sejak awal lebih cenderung untuk berkontribusi aktif dan mencapai target yang ditetapkan.
Kedua, program onboarding yang efektif dapat mengurangi tingkat turnover. Karyawan yang puas dengan pengalaman onboarding mereka lebih loyal terhadap perusahaan. Menurut penelitian, karyawan yang merasa didukung sejak awal lebih mungkin bertahan dalam jangka panjang.
Ketiga, onboarding yang terukur memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Dengan metrik yang tepat, perusahaan bisa mengumpulkan data yang berguna untuk membuat keputusan yang lebih baik dan meningkatkan proses onboarding secara keseluruhan.
Baca juga : Apa itu Onboarding Karyawan dan Strateginya?
Indikator Utama Mengukur Keberhasilan Program Onboarding
Berikut adalah lima indikator utama yang perlu Anda perhatikan dalam mengukur keberhasilan onboarding:
- Kepuasan Karyawan Baru
Mengumpulkan umpan balik melalui survei kepuasan karyawan baru sangat penting. Karyawan yang puas dengan program onboarding cenderung lebih produktif dan berkomitmen. Survei ini bisa mencakup pertanyaan tentang pelatihan, dukungan dari tim, dan kejelasan tugas. Jangan lupa untuk memberikan ruang bagi karyawan untuk memberikan saran atau kekhawatiran. - Waktu untuk Produktivitas
Ukur waktu yang dibutuhkan karyawan baru untuk mulai berkontribusi secara produktif. Misalnya, jika karyawan baru diharapkan mencapai target penjualan dalam tiga bulan, seberapa cepat mereka bisa memenuhi ekspektasi tersebut? Pengukuran ini memberikan gambaran tentang efektivitas program onboarding. - Moral Tim Secara Keseluruhan
Moral tim yang tinggi sangat berpengaruh pada suasana kerja yang positif. Gunakan survei atau wawancara untuk mendapatkan umpan balik tentang bagaimana karyawan baru diterima oleh tim. Jika ditemukan masalah dalam moral tim, segera cari solusi, misalnya dengan kegiatan team-building. - Tingkat Pergantian Karyawan (Turnover Rate)
Tingkat turnover yang tinggi bisa menjadi indikator buruk dari onboarding yang kurang efektif. Melakukan analisis alasan di balik keputusan karyawan untuk meninggalkan perusahaan bisa memberikan wawasan yang berharga untuk memperbaiki program onboarding. - Kinerja Manajer dalam Onboarding
Evaluasi peran manajer dalam onboarding. Manajer yang efektif dapat meningkatkan pengalaman onboarding secara keseluruhan. Jika tingkat turnover tinggi di bawah seorang manajer, itu mungkin menandakan perlunya pelatihan tambahan bagi mereka dalam hal manajemen karyawan baru.
Baca juga : Panduan Lengkap Rekrutmen Awal Tahun: Dari Penentuan Posisi Prioritas hingga Onboarding yang Efektif
Keuntungan Mengukur Keberhasilan Program Onboarding
Mengukur keberhasilan onboarding tidak hanya menguntungkan karyawan, tetapi juga perusahaan. Beberapa keuntungan yang bisa Anda harapkan dari program onboarding yang baik antara lain:
- Membangun Budaya Perusahaan yang Positif: Karyawan baru yang merasa diterima lebih cenderung berkontribusi pada suasana kerja yang harmonis dan kolaboratif.
- Meningkatkan Keterlibatan Karyawan: Karyawan yang terlibat lebih aktif dalam pekerjaan mereka dan lebih berkomitmen terhadap tujuan perusahaan.
- Meningkatkan Reputasi Perusahaan: Perusahaan dengan program onboarding yang baik lebih mudah menarik talenta berkualitas.
- Penghematan Biaya: Mengurangi turnover dan meningkatkan produktivitas dapat menghemat biaya rekrutmen dan pelatihan.
- Meningkatkan Kinerja Tim: Program onboarding yang efektif membantu integrasi karyawan baru ke dalam tim, meningkatkan sinergi dan kinerja tim secara keseluruhan.
- Memfasilitasi Adaptasi yang Cepat: Karyawan baru yang beradaptasi lebih cepat dengan kebijakan dan prosedur perusahaan dapat lebih cepat memberikan kontribusi positif.
- Mengurangi Tingkat Stres: Dukungan yang diberikan selama onboarding membantu mengurangi stres karyawan baru, memungkinkan mereka untuk lebih fokus pada pekerjaan mereka.
Baca juga : Mengapa Perencanaan Tahunan HR Menjadi Kunci Keberhasilan Organisasi di 2025?
Risiko Jika Onboarding Tidak Dikelola dengan Baik
Jika program onboarding tidak dikelola dengan baik, perusahaan dapat menghadapi berbagai risiko, seperti stres yang berkelanjutan pada karyawan baru, penurunan produktivitas, dan peningkatan turnover. Karyawan yang merasa tidak didukung dapat meninggalkan perusahaan, menciptakan ketidakstabilan tim dan meningkatkan biaya rekrutmen.
Baca juga : 7 Kesalahan yang Harus Dihindari Dalam Melakukan Assessment Karyawan Baru
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Karyawan Baru
Beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan mental karyawan baru, seperti beban kerja berlebihan, kurangnya dukungan dari manajer atau rekan kerja, dan kurangnya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan inklusif sangat penting untuk memastikan karyawan baru merasa diterima dan terlibat.
Baca juga : Kesehatan Mental di Tempat Kerja, Kenali Tanda dan Cara Mengatasinya
Kesimpulan
Mengukur keberhasilan program onboarding adalah langkah penting untuk memastikan karyawan baru dapat beradaptasi dan berkontribusi dengan efektif. Dengan memantau indikator seperti kepuasan karyawan, waktu untuk produktivitas, dan tingkat turnover, perusahaan dapat terus meningkatkan program onboarding mereka. Program onboarding yang efektif tidak hanya memberikan manfaat bagi karyawan, tetapi juga untuk perusahaan secara keseluruhan, memperkuat budaya perusahaan, meningkatkan kinerja tim, dan mengurangi biaya.
Dengan perhatian yang cukup terhadap proses ini, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan dan keberhasilan karyawan baru.
Asana. (n.d.). Hire, onboard, and support your team. Diakses dari Asana.
Brandon Hall Group. (n.d.). The True Cost of a Bad Hire. Diakses dari Brandon Hall Group.
Oak. (2023). How Employee Engagement Boosts Productivity Levels. Diakses dari Oak.
Oak. (2023). 24 Shocking Employee Onboarding Statistics You Need to Know in 2023. Diakses dari Oak.
Trackstar Hire. (n.d.). Employee Onboarding 101: From Day 0 to Day 90 and Beyond. Diakses dari Trackstar Hire.
Inquiry
News & Article
- 10 Tips Ampuh Atasi Post-Holiday Blues Setelah Libur Lebaran
- 7 Tantangan HR di Bulan Ramadan dan Strategi Efektif untuk Menjaga Produktivitas Karyawan
- Penyebab Post-Holiday Blues dan Cara Jitu Menghadapinya di Tempat Kerja
- 7 Solusi Jitu Agar Karyawan Tetap Produktif di Bulan Puasa
- Ambidextrous Leadership: Kunci Sukses Inovasi dan Efisiensi di Sektor Statistik
Latest Events
- Badan Pusat Statistik – Emerging Leader Development Program
- BPJS Ketenagakerjaan – Change Your Selftalk, Change Your Life
- Employee Development Program – PT Waskita Toll Road Kolaborasi dengan Proxsis HR
- Proxsis HR Professional Community – Monthly Meetup Ep. 26 Leading with Adaptability: Embracing Learning Agility as a Future Leader
- PT PGAS Telekomunikasi Nusantara – Design Thinking for Innovation and Continuous Improvement
Recent Posts
- 10 Tips Ampuh Atasi Post-Holiday Blues Setelah Libur Lebaran
- 7 Tantangan HR di Bulan Ramadan dan Strategi Efektif untuk Menjaga Produktivitas Karyawan
- Penyebab Post-Holiday Blues dan Cara Jitu Menghadapinya di Tempat Kerja
- 7 Solusi Jitu Agar Karyawan Tetap Produktif di Bulan Puasa
- Ambidextrous Leadership: Kunci Sukses Inovasi dan Efisiensi di Sektor Statistik
Contact Us
Permata kuningan Building 17Th Floor, Suite 1701 Jl. Kuningan Mulia kav 9 Kawasan bisnis epicentrum Jakarta – 12980
Phone: 0813-8080-7366| 081315667747
Fax: 021-8370.8679 | 021-8370.8680
Inquiry
News & Article
- 10 Tips Ampuh Atasi Post-Holiday Blues Setelah Libur Lebaran
- 7 Tantangan HR di Bulan Ramadan dan Strategi Efektif untuk Menjaga Produktivitas Karyawan
- Penyebab Post-Holiday Blues dan Cara Jitu Menghadapinya di Tempat Kerja
- 7 Solusi Jitu Agar Karyawan Tetap Produktif di Bulan Puasa
- Ambidextrous Leadership: Kunci Sukses Inovasi dan Efisiensi di Sektor Statistik
Latest Events
- Badan Pusat Statistik – Emerging Leader Development Program
- BPJS Ketenagakerjaan – Change Your Selftalk, Change Your Life
- Employee Development Program – PT Waskita Toll Road Kolaborasi dengan Proxsis HR
- Proxsis HR Professional Community – Monthly Meetup Ep. 26 Leading with Adaptability: Embracing Learning Agility as a Future Leader
- PT PGAS Telekomunikasi Nusantara – Design Thinking for Innovation and Continuous Improvement
Recent Posts
- 10 Tips Ampuh Atasi Post-Holiday Blues Setelah Libur Lebaran
- 7 Tantangan HR di Bulan Ramadan dan Strategi Efektif untuk Menjaga Produktivitas Karyawan
- Penyebab Post-Holiday Blues dan Cara Jitu Menghadapinya di Tempat Kerja
- 7 Solusi Jitu Agar Karyawan Tetap Produktif di Bulan Puasa
- Ambidextrous Leadership: Kunci Sukses Inovasi dan Efisiensi di Sektor Statistik
Contact Us
Permata kuningan Building 17Th Floor, Suite 1701 Jl. Kuningan Mulia kav 9 Kawasan bisnis epicentrum Jakarta – 12980
Phone: 0813-8080-7366| 081315667747
Fax: 021-8370.8679 | 021-8370.8680