Talent Mapping Assessment

Know Your Talent. Unlock Your Organization's Potential.

Kenali Kekuatan, Potensi, dan Kesiapan Talenta untuk Membangun Organisasi Masa Depan.

Dapatkan gambaran komprehensif mengenai kompetensi, potensi, kinerja, dan kesiapan talenta melalui Talent Mapping Assessment yang terstruktur dan berbasis data untuk mendukung talent management, succession planning, pengembangan kepemimpinan, serta perencanaan kebutuhan SDM strategis.

4 Dimensi Pemetaan Talenta

Competency

Profil kompetensi individu

Potential

Kapasitas berkembang

Performance

Pencapaian kinerja organisasi

Readiness

Kesiapan terhadap peran tertentu

Problem

Apakah Organisasi Anda Benar-Benar Mengenal Talenta yang Dimiliki?

Organisasi memiliki banyak karyawan, tetapi belum mengetahui siapa yang memiliki potensi terbaik untuk dikembangkan.

Data kinerja, kompetensi, dan potensi karyawan masih tersebar dan belum terintegrasi.

Sulit membedakan high performer, high potential, dan karyawan yang siap menduduki posisi strategis.

Succession planning belum didukung pemetaan talent pool yang sistematis.

Program pengembangan karyawan belum mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik talenta secara individual.

Organisasi belum memiliki gambaran kekuatan serta kesenjangan talenta pada setiap fungsi dan level jabatan.

Keputusan investasi pengembangan SDM belum sepenuhnya didasarkan pada prioritas kebutuhan organisasi.

Solution

Transform Talent Data into Strategic Workforce Decisions

Talent Mapping Assessment membantu organisasi:

Benefit

Apa Hasil yang Akan Organisasi Anda Dapatkan?

From Talent Visibility to Strategic Talent Decisions

Talent Visibility

Memahami profil, distribusi, dan karakteristik talenta organisasi.

High-Potential Identification

Mengidentifikasi individu yang menunjukkan potensi untuk dikembangkan ke tanggung jawab yang lebih kompleks.

Succession Pipeline Insight

Mendapatkan informasi awal mengenai kandidat potensial untuk posisi strategis.

Strategic Talent Segmentation

Mengelompokkan talenta untuk menentukan strategi pengelolaan yang berbeda.

Competency Gap Analysis

Mengidentifikasi kebutuhan pengembangan individu dan organisasi.

Targeted Talent Investment

Memprioritaskan program pengembangan sesuai kebutuhan dan potensi talenta.

Evidence-Based Talent Management

Memperkuat pengambilan keputusan pengelolaan SDM melalui data yang terstruktur.

Target Audience

Siapa yang Membutuhkan Talent Mapping Assessment?

Board of Directors & Executive Management

Chief Human Capital Officer

HR Director & HR Business Partner

Talent Management & Succession Planning Team

Organization Development

Learning & Development

Workforce Planning Team

Business Unit Leaders

BUMN, perusahaan swasta, dan instansi pemerintah

Why Choose Us?

Beyond Talent Classification. Delivering Actionable Talent Intelligence.

PTF Assessment menggunakan pendekatan multidimensional talent assessment yang menghubungkan kompetensi, potensi, serta data kinerja yang tersedia dengan kebutuhan strategis organisasi.

Pemetaan tidak berhenti pada klasifikasi individu dalam matriks talenta. Hasilnya diterjemahkan menjadi rekomendasi pengembangan, prioritas pengelolaan talent pool, dan masukan bagi succession planning.

Kerangka pemetaan dapat disesuaikan dengan competency model, struktur jabatan, dan strategi talent management organisasi, sehingga hasilnya relevan untuk kebutuhan pengambilan keputusan.

Multidimensional Assessment

Menghubungkan kompetensi, potensi, serta data kinerja yang tersedia dengan kebutuhan strategis organisasi.

Actionable Talent Intelligence

Hasil diterjemahkan menjadi rekomendasi pengembangan, prioritas talent pool, dan masukan succession planning.

Customizable Framework

Disesuaikan dengan competency model, struktur jabatan, dan strategi talent management organisasi.

Study Case

Simulasi Penggunaan Layanan

Simulasi: Mengidentifikasi Future Leaders dari Talent Pool Internal

Sebuah perusahaan ingin membangun pipeline kepemimpinan untuk mendukung pertumbuhan bisnis, tetapi belum memiliki pemetaan potensi karyawan yang sistematis.

Melalui Talent Mapping Assessment, organisasi mengintegrasikan data kinerja yang tersedia dengan hasil asesmen kompetensi dan potensi. Karyawan kemudian dipetakan menggunakan kerangka talent segmentation yang disepakati.

Hasilnya membantu manajemen mengidentifikasi kelompok talenta yang perlu diprioritaskan untuk pengembangan, individu yang membutuhkan intervensi kompetensi, serta kandidat potensial untuk proses evaluasi suksesi lebih lanjut.

Hasil yang Membantu Manajemen

*Simulasi ilustratif, bukan hasil proyek atau studi kasus klien aktual.

Assessment Methodology

Our 6-Step Strategic Talent Mapping Process

01

Talent Strategy & Mapping Objectives

Menetapkan tujuan pemetaan, populasi talenta, dan kebutuhan organisasi.

02

Talent Framework & Criteria Alignment

Menentukan dimensi pemetaan, definisi potensi, kompetensi, dan kriteria segmentasi.

03

Data Collection & Assessment

Mengumpulkan data kinerja yang tersedia dan melaksanakan asesmen sesuai kebutuhan.

04

Talent Profile Integration

Mengintegrasikan data menjadi profil individu berdasarkan dimensi pemetaan.

05

Talent Segmentation & Calibration

Memetakan talenta, melakukan kalibrasi hasil, dan menganalisis distribusi talent pool.

06

Talent Insights & Strategic Recommendation

Menyusun laporan, rekomendasi pengembangan, dan masukan untuk pengelolaan talent pool.

Output

Comprehensive Talent Insights for Strategic Workforce Decisions

Dimensi Pemetaan

Performance

Pencapaian kinerja berdasarkan data organisasi.

Potential

Kapasitas untuk berkembang ke tanggung jawab yang lebih kompleks.

Readiness

Kesiapan terhadap peran tertentu, dievaluasi terpisah jika diperlukan.

Contoh Visual Output

9-Box Talent Matrix

POTENTIAL ↑
Enigma
Growth Talent
Future Leader
Inconsistent Player
Core Player
High Performer
Risk
Effective Contributor
Trusted Professional
PERFORMANCE →

Ilustrasi segmentasi 9-Box, bukan hasil asesmen aktual. Nama segmen dapat disesuaikan.

FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Talent Mapping Assessment merupakan proses sistematis untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelompokkan talenta berdasarkan dimensi seperti kompetensi, potensi, dan kinerja, sehingga organisasi memiliki informasi untuk mendukung keputusan talent management.

Tidak. 9-Box Matrix merupakan salah satu alat segmentasi yang dapat digunakan dalam Talent Mapping. Proses Talent Mapping mencakup penetapan kriteria, pengumpulan data, asesmen, integrasi hasil, kalibrasi, dan rekomendasi tindak lanjut.

Ya. Hasil pemetaan dapat membantu mengidentifikasi kandidat potensial untuk dievaluasi lebih lanjut dalam proses perencanaan suksesi. Namun, potensi tinggi tidak otomatis berarti individu siap menduduki jabatan tertentu.

Ya. Kerangka pemetaan dapat disesuaikan dengan competency dictionary, talent criteria, dan strategi pengelolaan SDM organisasi.

Tidak selalu. Metode pengumpulan data disesuaikan dengan tujuan dan dimensi yang ingin diukur. Psikometri, competency assessment, wawancara, serta data kinerja dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Ya. Hasil pemetaan dapat menjadi dasar penentuan prioritas pengembangan berdasarkan kompetensi, potensi, dan kebutuhan organisasi.

Dashboard dan visualisasi agregat dapat disediakan sesuai ruang lingkup proyek serta ketersediaan data.

Offering

Discover Your Talent. Build Your Future Leaders.

PROMO

ADDED VALUE

HARGA

Custom Corporate Pricing

Harga disesuaikan dengan jumlah peserta, level jabatan, metode asesmen, kompleksitas pemetaan, kebutuhan integrasi data, dan deliverables yang disepakati.

Hubungi Tim Proxsis Talent Force Assessment untuk Penawaran Terbaik.

Talent Mapping Assessment

Know Your Talent Today. Build Tomorrow's Leaders.

Map Potential. Unlock Talent. Shape the Future.

Apakah Organisasi Anda Sudah Mengetahui Talenta yang Akan Membawa Bisnis ke Level Berikutnya?

Mulai bangun talent pool yang terukur dan terarah melalui pemetaan kompetensi, potensi, dan kinerja untuk mendukung strategi pengembangan serta keberlanjutan kepemimpinan organisasi.