Dalam sebuah perusahaan, biasanya akan ada divisi penjualan. Divisi ini berperan penting dalam sebuah perusahaan, karena penjualan produk baik barang atau jasa sebuah perusahaan ditangani oleh mereka. Dalam kerjanya, mereka harus memiliki beberapa keterampilan, diantaranya adalah keterampilan menjual dan bernegosiasi.

Bagi Anda yang baru terjun di dunia penjualan, pasti bingung langkah apa yang harus dilakukan untuk mencari calon pembeli atau klien? bahkan sudah pusing dengan angka besar target penjualan. Hal yang harus Anda tanamkan adalah harus fokus pada proses bukan dengan hasil. Jika Anda menjalankan setiap proses penjualan dengan maksimal pasti hasil dan target penjualan akan terpenuhi. Yuk, ikuti 7 langkah yang dapat Anda lakukan agar jualan Anda efektif.

  1. Prospecting and Qualifying
    Pada langkah pertama, Anda sebagai penjual harus mampu memilih mana calon klien yang berpotensi membeli atau tidak. Dalam hal ini penting untuk mengevaluasi apakah klien membutuhkan produk atau layanan yang Anda tawarkan.
  2. Preapproach
    Pada tahap ini, perlu melakukan riset kecil terhadap klien Anda, mulai dari latarbekalang pendidikan, pekerjaan, lokasi rumahnya hingga kesukaannya. Hal ini dilakukan sebelum Anda bertemu dengan calon klien. Jadi, Anda tahu harus menentukan topik pembicaraan apa.
  3. Approach
    Langkah ketiga adalah Anda harus tahu bagaimana menemui dan menyapa calon klien. Saat bertemu dengan calon klien pastikan Anda berpakaian rapi dan berdandan. Berikan senyuman saat pertama kali bertemu dan buka pembicaraan dengan kalimat basa-basi seperti menanyakan kabar. Ingat jangan langsung menawarkan produk. Pendekatan awal ini sebaiknya diikuti dengan beberapa pertanyaan kunci untuk lebih mengetahui kebutuhan pelanggan atau dengan menunjukkan contoh atau sample untuk menarik perhatian dan keingintahuan calon klien.
  4. Presentation and Demonstration
    Klien membutuhkan Anda untuk mendengarkan kebutuhan mereka dan berharap produk atau jasa Anda dapat menjadi solusinya. Maka, dalam presentasi produk, Anda perlu menyampaikan bahwa produk atau jasa Anda dapat menjadi solusi, mampu memberikan nilai tambah dan menguntungkan. Anda bisa presentasi menggunakan laptop, notebook, flipchart, video, dan model atau alat presentasi lain untuk menjadikan presentasimu lebih efektif.
  5. Handling Objections
    Anda sebagai penjual harus dapat membaca ekspresi calon klien apakah mengerti dengan yang Anda jelaskan atau tidak. Terkadang, calon klien enggan untuk bertanya, maka itu Anda yang harus proaktif untuk bertanya kepada calon klien. Satu point plus adalah jika Anda bisa mengubah pemikiran klien dari yang tidak membutuhkan produk atau jasa Anda menjadi sangat dibutuhkan.
  6. Closing
    Anda harus tahu kapan ada sinyal untuk closing. Dapat dilihat dari gerak-gerik, komentar-komentar dan pertanyaan yang ada. Anda dapat menggunakan salah satu dari teknik closing,di antaranya:
    1. Menawarkan mereka untuk melakukan pesanan
    2. Melihat kembali point-point kesepakatan
    3. Menawarkan diri untuk menuliskan pemesanan,
    4. Bertanya kepada calon klien ingin ambil produk yang mana
    5. Menyatakan calon klien dapat kehilangan bila tidak memesan sekarang. Anda dapat memberikan penawaran spesial, misalnya harga lebih murah atau dapat bonus pembelian.
  1. Follow Up
    Langkah terakhir dalam penjualan adalah follow up, ini dibutuhkan jika penjual ingin memastikan kepuasan pelanggan dan pemesanan kembali.

Bagaimana rekan-rekan? sudah tahu langkah apa yang harus Anda lakukan saat proses penjualan, bukan? Namun, tips ini saja tidak cukup  untuk Anda agar menjadi penjual yang ahli. Untuk itu, Anda bisa mengikuti pelatihan penjualan dan negosiasi di Proxsis HR (member of Proxsis). Jangan ragu untuk berkonsultasi bersama kami, ya!

Sumber: lucidchart.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.

Menu
Open chat